Pendampingan Ibu Nifas dalam Peningkatan Praktik Perawatan Diri dan Bayi Baru Lahir
DOI:
https://doi.org/10.37063/jurnalantaraabdimaskeperawatan.v9i1.423Keywords:
Ibu nifas, Pendampingan, Perawatan diri, Perawatan bayi baru lahir, Edukasi Kesehatan AnakAbstract
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik ibu nifas dalam perawatan diri serta perawatan bayi baru lahir melalui program pendampingan terstruktur. Kegiatan dilaksanakan menggunakan desain pre–post intervention pada ibu nifas di wilayah kerja puskesmas selama periode tiga bulan. Intervensi berupa edukasi terstruktur, demonstrasi, serta pendampingan langsung mengenai perawatan luka nifas, kebersihan diri, pemberian ASI, perawatan tali pusat, dan tanda bahaya pada ibu dan bayi. Pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi praktik sebelum dan sesudah pendampingan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji beda menggunakan paired t-test. Terdapat peningkatan rerata skor pengetahuan ibu nifas dari 62,40±10,21 menjadi 82,75±8,34 setelah intervensi. Praktik perawatan diri meningkat dari 58,30±12,15 menjadi 80,20±9,40, sedangkan praktik perawatan bayi meningkat dari 60,10±11,50 menjadi 84,15±7,85. Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan yang signifikan (p<0,001). Pendampingan ibu nifas secara terstruktur efektif meningkatkan pengetahuan dan praktik perawatan diri serta perawatan bayi baru lahir. Program ini dapat dijadikan model intervensi promotif preventif berbasis komunitas untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi.Downloads
References
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York, NY: W.H. Freeman and Company.
Bhutta, Z. A., Das, J. K., Bahl, R., Lawn, J. E., Salam, R. A., Paul, V. K., Sankar, M. J., Blencowe, H., Rizvi, A., Chou, V. B., & Walker, N. (2014). Can available interventions end preventable deaths in mothers, newborn babies, and stillbirths? The Lancet, 384(9940), 347–370. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(14)60792-3
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). San Francisco, CA: Jossey-Bass.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelayanan kesehatan masa nifas. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Rahmawati, D., Sari, M., & Putri, A. (2022). The effect of postpartum education on maternal self-care ability. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(2), 101–110.
Sari, N., & Putri, R. (2021). Postpartum care education and maternal health outcomes. Indonesian Journal of Midwifery, 9(1), 45–52.
Titaley, C. R., Dibley, M. J., & Roberts, C. L. (2021). Factors associated with non-utilisation of postnatal care services in Indonesia. Journal of Epidemiology and Community Health, 75(5), 456–462. https://doi.org/10.1136/jech-2020-214263
World Health Organization. (2018). WHO recommendations on postnatal care of the mother and newborn. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2022). Maternal mortality: Key facts. Geneva: World Health Organization.
United Nations Children’s Fund (UNICEF). (2021). Neonatal care and essential newborn practices. New York, NY: UNICEF.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Antara Abdimas Keperawatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.












