Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perilaku Remaja dalam Pencegahan Infeksi Saluran Kemih di MTS Negeri 24 Jakarta


DOI:
https://doi.org/10.37063/jurnalantarakebidanan.v5i4.373Keywords:
pengetahuan, sikap perilaku, pencegahan infeksi, saluran kemihAbstract
Latar Belakang : Infeksi saluran kemih merupakan infeksi yang paling umum terjadi, dapat dikatakan 50-60% wanita akan menderita setidaknya satu kali infeksi saluran kemih dalam hidupnya. Kamus Bahasa Indonesia (2021) pengetahuan dikenal dengan sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran. Sikap merupakan reaksi seseorang yang masih tertutup terhadap suatu rangsangan atau objek. Sikap seseorang bisa positif atau negative (Notoatmodjo 2020). Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap perilaku remaja dalam pencegahan infeksi saluran kemih di MTS Negeri 24 Jakarta Timur Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperimen dengan uji Chi-Square menggunakan rancangan dilakukan dengan one grup post-test. Dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling, kemudian diberikan pre-test dan post-test untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap perilaku remaja dalam pencegahan infeksi saluran kemih di MTS Negeri 24 Jakarta Timur. Hasil Penelitian : Terdapat hubungan pengetahuan dan sikap perilaku remaja dalam pencegahan infeksi saluran kemih di MTS Negeri 24 Jakarta Timur. Tedapat dari populasi dalam penelitian ini 90 siswi kelas VIII, dengan sampel berjumlah 47 siswi. Berdasarkan analisis statistic menunjukkan bahwa nilai p-value pengetahuan remaja 0,023, sedangkan sikap perilaku nilai p-value 0,026, disimpulkan bahwa Ha diterima yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dan sikap perilaku remaja dalam pencegahan infeksi saluran kemih. Kesimpulan dan Saran : Dari hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap perilaku remaja dalam pencegahan infeksi saluran kemih di MTS Negeri 24 Jakarta Timur. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan pedoman serta evaluasi pada remaja dalam pencegahan infeksi saluran kemih Daftar Bacaan: 20 bacaan (2019-2023)
References
Agus Priyanto, Eko Dian Hadi Suprayetno, Monograf Efektifitas Self Detection FApplication For Diabetic Albaar, M. T., Masrika, N. U. E., & Wahyudi, R. B. (2024). Penyuluhan Kesehatan: Upaya Pencegahan Dampak Jangka Panjang Infeksi Saluran Kemih di SMA
Negeri 8 Ternate. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(1), 178–189. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i1.12553
Asrulla, Risnita, Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan Sampling (Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) dalam Pendekatan Praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320–26332.
Bunga, P. A. R. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga Dengan Perilaku Pencegahan Infeksi Saluran Kemih (ISK) Pada Siswa/Siswi SMAK Syuradikara Ende. Journal Information, 10(3), 1–16. Darsini, Fahrurrozi, & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan ; Artikel Review. Jurnal Keperawatan, 12(1), 97.
Diananda. (2022). hubungan pengetauan tentang kesehatan reproduksi dengan sikap remaja putri terkait pernikahan dini di SMK Negeri 2 Kintamani. 1–23.
DURISAH. (2019). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU REMAJA PUTRI TENTANG KEBERSIHAN ORGAN REPRODUKSI PADA SAAT MENSTRUASI DI SMP PESANTREN PANCASILA KOTA BENGKULU. НаучноТехническое Творчество Аспирантов И Студентов, 139–141. Emosional, K., & Kenakalan, D. (2020). Lidya Sayidatun Nisya dan Diah Sofiah, “Religiusitas, Kecerdasan Emosional Dan Kenakalan Remaja. 7(2), 1–14.
Fatmala. (2023). Data Departemen Kesehatan Republik Indonesia penderita infeksi saluran kemih di Indonesia. HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) PADA PENDUDUK WANITA DI DESA SIDOGEMAH KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK, 6(2), 170–198.
As‟adi Muhammad. (2019). Serba Serbi Gagal Ginjal. Jogjakarta : Diva Press Asnaniar, S. (2019). Hubungan Self Care Management Diabetes dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe Wa Ode Sri Asnania. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 10(4), 295–298.
Azwan, Herlina, D. K. 2015. Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha. Cybrarians Journal, 2(37), 1–31. https://doi.org/10.12816/0013114.
Bachrudin, M . dan Najib, M. (2016). Keperawatan Medikal Bedah 1 (1 st ed,; H. Purwanto, Ed.). Jakarta Selatan: Pusdik SDM Kesehatan. Balitbang Kemenkes RI. 2018. Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.
Basri, M., Rahmatiah, S., Andayani, D. S., K, B., & Dilla, R. (2021). Motivasi dan Efikasi Diri (Self Efficacy) dalam Manajemen Perawatan Serta Peningkatan Kualitas Hidup Pada Pasien Diabetes Mellitus. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 695–703. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.683
Bayhakki, Hasneli Y (2017). Hubungan Lama Menjalani Hemodialisis dengan Interdialytic Weight Gain (IDWG) pada Pasien Hemodialisis.JKP–Vol. 5 No. 3 Desember 2017: 242-248. Behboodi Moghadam, Z., Fereidooni, B., Saffari, M., & Montazeri, A. (2018). Measures of health-related quality of life in pcos women: A systematic review. International Journal of Women‟s Health, 10, 397–408.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Antara Kebidanan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.